Selamat Datang dan Selamat bergabung

Selamat datang di blog Baptist GOLDEN BOULEVARD BSD City.
Kami berharap kita dapat menggunakan blog ini sebagai sarana informasi dan komunikasi. Kami mempersilahkan anda setelah melihat semua informasi yang ada, anda dapat berkeputusan untuk hadir dan bergabung dalam persekutuan dan pelayanan kami di Gereja Baptis Indonesia Golden Boulevard, BSD City.
Biarlah segala kemuliaan dan hormat hanya tertuju kepada Tuhan Yesus Kristus, kepala Gereja kita!

Jumat, Oktober 02, 2020

DOA PAGI Sabtu 3 Oktober 2020

 Doa Sabtu Pagi Jatisia Denva, 3 Oktober 2020




Bapak/ibu, saudara-saudari mari di pagi hari ini kita Memuji Tuhan dan berdoa besama melalui sarana komunikasi dan jaringan yang disediakan bisa melalui Zoom; Dengan tuntunan Blog; atau mengikuti Youtube



Waktu Teduh

Meneduhkan, menenangkan, dan memusatkan hati kepada Tuhan 
(Diiringi pujian Selidiki Aku)  

Pengantar Ibadah: Mazmur 116:17  
Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama TUHAN. (Mazmur 116:17)

Pujian kepada Tuhan
Mari kita bersama-sama memuji-muji Tuhan kita

Kita menaikkan pujian:       NP. 13  Allah Bapa, Sumber Kurnia
(Come, Thou Fount of Every Blessing)

Robert Robinson, 1758
tak dikenal, 1813
Mazmur 36:10-11
1=D 3/4
1: Allah Bapa, Sumber kurnia, Ku memuja namaMu.
Sungai rahmatMu, ya Bapa, Memb'ri kidung dalamku.
Ajar aku t'rus bermadah, Ya laksana malakMu;
Karna kasihMu melimpah, Bergembira hatiku.

2: Hingga saat s'karang ini PimpinanMu beserta.
O semoga Kau sendiri Antar aku ke surga!
Dulu kala kumerana Dalam dosa terjerat;
DarahMu yang berkuasa Mencurahkan selamat.

3: KebajikanMu betapa Meliputi hidupku!
Kasih karuniaMu, Bapa, Memb'ri damai di kalbu.
Bila kuingin menyimpang, Luruskanlah jalanku;
Bila imanku bergoncang, Curahkanlah kuasaMu! Amin.

Doa Pembukaan :

Kita menaikkan pujian:    NP. 157 Tuhan Menjagamu

Civilla D. Martin, 1905
W. Stillman Martin, 1905
Mazmur 121:7-8
1=Bes     6/8

 1: Janganlah takut kesusahan,
    Tuhan menjagamu;
    PadaNya ada perlindungan,
    Tuhan menjagamu.

Ref.
    Tuhan menjagamu,
    Tiap saat Tuhan dekat;
    Ia menjagamu,
    Tuhan menjagamu.

 2: Bila hidupmu penuh beban,
    Tuhan menjagamu;
    Dalam menanggung kedukaan,
    Tuhan menjagamu.

 3: Dalam pencobaan dunia,
    Tuhan menjagamu;
    Sandarkan dirimu padaNya,
    Tuhan menjagamu.

Saatnya menyampaikan doa-doa pribadi dihadapan Tuhan

Nyanyian Pengantar Firman:   NP. 301 Banyakkan Kasihku

Elizabeth Prentiss, 1856
William H. Doane, 1870
Filipi 1:9
1=G     4/4

 1: Banyakkan kasihku pada Tuhan!
    Inilah doaku, O dengarkan!
    Ya permohonanku: Banyakkan kasihku,
    Ya, padaMu, Ya, padaMu!

 2: Dahulu dunia kurindukan;
    Kini sandaranku hanya Tuhan.
    Inilah doaku: Banyakkan kasihku,
    Ya, padaMu, Ya, padaMu!

 3: Di saat ajalku, kuucapkan
    Puji kepadaMu, Yesus, Tuhan.
    Tak putus doaku: Banyakkan kasihku,
    Ya, padaMu, Ya, padaMu!

Bacaan Alkitab : Lukas 15:8-10
8 "Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya? 9 Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan. 10 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat." (Lukas 15:8-10)


Pengantar untuk Renungan

Memang keselamatan bukanlah karena usaha kita, namun untuk memberitakan kabar keselamatan diperlukan usaha tanpa putus asa. Adalah suatu kebenaran yang tak terbantahkan, yaitu bahwasanya keselamatan dari dosa dan hukuman dosa adalah karena anugerah Allah dan bukan karena kebaikan kita. Tetapi bukan berarti oleh karena itu maka kita tidak perlu berupaya untuk memperkenalkan orang kepada anugerah yang menyelamatkan tersebut. Justru sebaliknya, kita harus berusaha dengan gigih untuk mencari mereka yang terhilang di dalam kegelapan dosa serta membawa yang bersangkutan kepada pengenalan akan anugerah Allah di dalam Yesus Kristus.

Upaya yang gigih ini diajarkan Yesus sebagaimana yang dicatat di dalam Lukas 15. Di situ ditulis Ia menyampaikan perumpamaan tentang seorang perempuan yang mencari satu dirham miliknya yang hilang. Bila dirham itu ditemukan hal tersebut bukan karena upaya dari si dirham. Demikian juga bila kita diselamatkan hal itu bukan karena usaha kita. Dalam upaya untuk mencari dirham itu perempuan tadi "mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya." Sikap seperti itulah yang juga harus ada pada diri kita dalam upaya untuk mencari orang yang terhilang dalam dosa. Yaitu sikap yang tidak menyerah kepada keputusasaan sampai mereka mengenal anugerah Allah di dalam Yesus Kristus.


Pertanyaan untuk Direnungkan

Mengapa untuk memperkenalkan orang kepada anugerah Allah ini diperlukan usaha yang gigih? Sudahkah Anda melakukannya?

Doa Menanggapi Perenungan Alkitab (mari bersama berdoa secara pribadi tanpa suara)
Ya Tuhan, aku bersyukur untuk anugerah-Mu yang besar yang telah menyelamatkan hidupku. Tolonglah diriku agar aku memiliki hati yang mengasihi jiwa-jiwa yang masih terhilang di dalam kegelapan dosa. Berikan kepadaku hati yang rela berkorban untuk membawa mereka yang belum mengenal diri-Mu datang kepada takhta anugerah-Mu. Penuhilah hatiku dengan keberanian untuk menceritakan kasih dan anugerah-Mu kepada orang lain baik melalui perkataan maupun perbuatanku. Supaya dengan demikian merekapun dapat datang kepada-Mu.

Pagi hari ini aku datang menghadap takhta-Mu dengan membawa pujian dan penyembahan kepada-Mu. Sebab sesungguhnya segala sesuatu yang ada padaku adalah berasal dari pada-Mu. Tiada hal yang baik yang kuperlukan di dalam hidup ini yang tak Engkau sediakan bagi diriku. Sungguh di dalam genggaman tangan-Mu hatiku aman dan jiwaku limpah dengan damai sejahtera. Ya Tuhan, tuntun dan sertailah hidupku. Mampukan diriku untuk mengisi hari ini dengan kehidupan yang menyenangkan hati-Mu. Kepada-Mu aku memohon, dan di dalam nama Yesus Kritus, Tuhanku, aku berdoa. Amin.




Menyanyi Bersama :                         NP 282. Betapa Indah Jam Doa


William Walford, antara 1840
William B. Bradbury, antara 1861
Kisah Para Rasul 3:1
1=C   6/8

 1: Betapa indah jam doa,
    Lepas beban dunia fana,
    Menghadap hadirat Tuhan,
    Isi kalbu kucurahkan.
    Di waktu rawan dan gentar,
    Ku rasa nyaman dan segar;
    Penggoda tak berkuasa:
    Betapa indah jam doa!

 2: Betapa indah jam doa,
    Pembawa nikmat bahagia;
    Betapa rindu hatiku,
    Menantikan saat itu.
    Ku masuk t'rus tempat sepi,
    Dan Bapa aku hampiri;
    Tentu kulihat wajahNya:
    Betapa indah jam doa!

 3: Betapa indah jam doa,
    Aku bersujud ku puja
    Kepada Bapa yang rahman,
    Pemb'ri berkat kelimpahan.
    FirmanNya aku ikuti,
    Ke hadiratNya ku pergi;
    Beban kus'rahkan padaNya:
    Betapa indah jam doa!
    Betapa indah jam doa!

Habakuk 3:17-18 (TB)  
Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku. 

Memasuki saat untuk berdoa:  (Pokok-pokok Doa dibagi untuk semua peserta Doa)
Berdoa untuk: setelah mendapat pokok-pokok doa secara serentak berdoa bersama-sama untuk pokok-pokok Doa ini tanpa suara
1. Tuhan kami berdoa untuk semua Jemaat dapat penyesuaian dengan Kebiasaan yang Baru dengan protokol baru khususnya yang bertugas nelayani dan hadir dalam Kebaktian Umum dan Jam Doa. Tetap memperlengkapi diri dan menjaga diri dengan disiplin sesuai dengan Protokol Kesehatan yang diberlakukan.
2. Tuhan kami mendoakan Sekolah Minggu di rumah kiranya anak-anak dapat tetap bergairah dalam belajar bersama di Sekolah Minggu demikian juga para remaja, pemuda, keluarga muda dan para senior dapat memperoleh berkat rohani melalui Sekolah Minggu walaupun dilaksanakan dari rumah. Berdoa juga untuk rencana Kenaikan Kelas Sekolah Minggu. 
3. Kami juga berdoa kiranya acara yang disiapkan melalui media tersebut dapat menolong untuk memperoleh pengenalan akan Tuhan Yesus Kristus  dan mengambil keputusan pribadi yang tepat untuk kehidupan saat ini.
4. Mintakan kepada Tuhan Relawan-relawan yang disiapkan Tuhan untuk dapat melayani bersama dalam setiap kebaktian dan acara Gereja dan mereka diberkati Tuhan dengan kesehatan.
5. Berkatilah ya Tuhan Kegiatan-kegiatan dan Persekutuan yang dilakukan GerejaMu melalui media : KPW, Dan Persekutuan-Persekutuan Organisasi Gereja, kiranya umatMu bisa nengalami Allah  melalui sarana yang disiapkan media Baptis Jatisia Denva.
6. Berdoa juga untuk persiapan Musyawarah Besar XI  Gabungan Gereja Baptis Indonesia  yang ditunda sampai Agustus 2021.

Naikkanlah doa safaat: (Yang mendapat pokok-pokok Dibawah ini berdoa bersuara secara berurutan)
7. TUHAN, berilah kemampuan kepada jajaran Polri agar bisa menjaga netralitas dan mengantisipasi pelbagai ancaman yang muncul seperti hoaks, black campaign, politik uang dan pelanggaran protokol kesehatan pada Pilkada Serentak 2020..
8.  TUHAN kami berdoa agar rumah sakit rujukan covid-19 di Indonesia  jujur terhadap data kematian pasien dengan tidak "meng-COVID-kan" semua pasien yang meninggal dunia untuk mendapatkan anggaran dari pemerintah.
9. Kami berdoa untuk hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa ada 17% masyarakat atau sekitar 45 juta orang yang merasa kebal covid19. TUHAN, berilah mereka kesadaran bahwa mereka bisa tertular atau menulari orang lain.
10. Puji syukur kepada TUHAN atas kesembuhan pasien covid-19 sebanyak 2.853 orang. 
Jamahlah TUHAN  mereka yang positip, yang masih suspek agar mereka sehat dan sembuh. Kasihanilah mereka.


 
Mari kita menyanyi bersama :         NP. 220   Jaminan Mulia
Fanny J. Crosy, 1873; terjemahan E. L. Pohan Phoebe P. Knapp 2 Korintus 1:21-22 1=D 6/8 1: Jaminan mulia ku diberi, Karna Yesus milikku abadi; Ahli warisNya yang ditebus, Dan yang dibasuh darah kudus. Ref. Aku nyanyikan, aku sebar: Juru S'lamatku Mahabesar! Aku nyanyikan, aku sebar: Juru S'lamatku Mahabesar! 2: Hilang dukaku, hilang keluh; Aku serahkan hidupku penuh; Bisikan malak warta gemar, Rahmat, kasihNya sungguh besar. 3: Aku serahkan diri penuh; Dalam Tuhanku hatiku teguh; Sambil menunggu di dunia, Ku dipenuhi kasih mesra.


Doa Penutup : 
Ambillah saat teduh pribadi sejenak (1 menit)
Jam doa selesai. 
Terimakasih untuk setiap keluanga yang telah mengambil bagian dalam jam doa ini. Kiranya Tuhan Yesus memberkati.



Tips Kesehatan Menghindari Covid-19
Tetap menjaga disiplin kesehatan sesuai dengan Protokol untuk menyikapi Covid-19 


Tidak ada komentar:

Asas Kepercayaan Kami

Asas kepercayaan yang berikut merupakan dasar teologia kehidupan dan pelayanan Gereja Baptis Indonesia Golden Boulevard, BSD City:

1. Alkitab adalah Firman Allah yang telah diilhamkan kepada manusia dan menjadi satu-satunya pedoman iman, moral, dan rohani untuk seluruh warga Gereja.

2. Allah yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi adalah Esa dan Tritunggal, yaitu: Bapa, Anak, Roh Kudus.

3. Allah Anak, adalah Allah yang telah menjelma menjadi manusia seutuhnya, yaitu Yesus Kristus. Ia adalah satu-satunya Juru Selamat manusia. Dengan perantaraan-Nya manusia dapat langsung datang kepada Allah.

4. Allah Roh Kudus adalah Allah. Ia memanggil orang untuk percaya, mendiami, membaptiskan, memeteraikan, memberi karunia rohani, memenuhi, dan memperlengkapi setiap orang percaya untuk melanjutkan pelayanan Kristus melalui jemaat-Nya.

5. Manusia diciptakan dengan kemampuan untuk bersekutu dengan Allah tetapi telah mendurhakai Allah dan jatuh ke dalam dosa.

6. Keselamatan adalah karya Allah yang dilakukan-Nya untuk manusia. Keselamatan itu hanya diperoleh melalui pertobatan dan iman kepada Tuhan Yesus Kristus, atas dasar anugerah Allah.

7. Gereja setempat adalah persekutuan orang-orang percaya yang telah dibaptiskan untuk mengemban Amanat Agung Tuhan Yesus. Gereja universal terdiri atas semua orang yang telah bertobat serta mengakui dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya. Gereja Baptis Indonesia Golden Boulevard, BSD City bersifat otonom dan berpemerintahan kongregasional, namun terikat dengan gereja-gereja Baptis Indonesia lainnya di Indonesia. Bentuk ikatan tersebut sebagai anggota dari keluarga besar Gabungan Gereja Baptis Indonesia.

8. Upacara Agung Gereja hanya ada dua macam, yaitu: Baptisan secara selam, dan Perjamuan Tuhan. Kedua upacara tersebut merupakan gambaran simbolis yang penuh dengan makna rohani.

9. Gereja dan Negara berkedudukan dan bertugas sendiri-sendiri, tetapi keduanya bekerja sama dengan selaras dan seimbang dalam membentuk manusia seutuhnya.

10. Pada hari akhir zaman Tuhan Yesus Kristus akan datang kembali.